SSI - Sketsa Silat Indonesia ::

September 24, 2007

Silat Lidah ANTV = Debat Kusir

Filed under: Sketsa

Silat Lidah ANTV = Debat Kusir

Membaca surat tanggapan dari Produser Silat Lidah ANTV, kami dari komunitas silat indonesia prihatin atas tanggapan yang lebih mengarah pada tidak kepedulian dan lebih mengarah pada pemaksaan.

berikut pertikannya :

Terima kasih atas email dan perhatian Bapak selama ini. Kami juga ingin menyampaikan permohonan maaf karena tidak bisa merespon email bapak secara cepat. Bagi kami apa yang Bapak sampaikan merupakan penghargaan
tulus yang sangat berarti bagi kami. Kami senang mendapati penonton kritis seperti Bapak.

Terkait dengan keberatan yang Bapak sampaikan, sejak awal kami sama sekali tidak bermaksud merendahkan martabat dan kemuliaan silat. Kami sangat memahami bahwa silat merupakan salah satu warisan budaya bangsa
yang perlu kita jaga keluhuranya. Sebagai stasiun televisi yang komit pada nilai-nilai budaya nusantara kami pun terpanggil untuk berpartisipasi dalam menjaga keluhuran itu. Terbukti beberapa waktu lalu antv turut andil dalam menyukseskan eksebisi pertandingan silat nasional di Jakarta.

Nama silat lidah yang kami gunakan untuk program kami yang tayang setiap Selasa dan Jumat pukul 10.00 malam lebih karena ingin menggambarkan isi tayangan yang kami buat. Program tersebut menampilkan adu argumen panelis peremuan atas isu yang disampaikan oleh penonton melalui surat.

Dalam kehidupan sehari-hari, perbuatan adu argumen itu lazim disebut silat lidah. Karena itu kami mengambil istilah tersebut sebagai nama program.

Kami menghindari penggunaan kata-kata debat untuk nama program tersebut karena merasa istilah debat kurang tepat dengan isi program yang kami buat. Debat terkesan lebih serius dan pembahasannya selalu hal-hal yang berat. Sementara program yang kami tersebut merupakan tayangan santai dan membahas isu-isu ringan seputar dunia wanita. Untuk itu kami lebih tertarik menggunakan istilah silat lidah.

Bapak Bambang, sekali lagi kami ucapkan terima kasih atas kepedulian Bapak atas program yang kami tayangkan. Salam hormat kami untuk para pendekar silat yang kami banggakan.

Salam,
Subhan Akbar

Tanggapan singat kami :

Konstribusi ANTV terhadap Buadaya Indonesia khususnya silat, berapa besar sih commitmennya, Janganlah di jadikan Featur Sebagai Countermeasure dalam menangggapi keberatan atas acara Silat Lidah Antv.

Anteve (ANTV) sebagai public Domain seharusnya meluruskan IDIOM SILAT LIDAH sebagai kelaziman salah kaprah di fajami massyarakat, bukan sebaliknya melah membuat semakin rancu. Masyarakat sekarang sebenernya sudah cerdas, jadi jangan di jejali dengan produk MUTU RENDAH.

Yang perlu kita catat adalah sebaiknya sacara yang isinya debat ini lebih baik di ganti saja namanya menjadi DEBAT KUSIR karena lebih cocok dan lebih pas, dibandingkan dengan nama Silat Lidah yang tentunya, silat lidah yang identik dengan diplomasi yang positif, sedangkan acara silat lidah di ANTV lebih menonjolkan Ego dibandingkan Diplomasi.

Komunitas silat Indonesia

September 20, 2007

Protes Penggunaan nama acara SILAT LIDAH di ANTV

Filed under: Sketsa

Protes Penggunaan nama acara SILAT LIDAH di ANTV

Kepada Pengelola Acara Silat Lidah yang di siarkan di Televisi Nasional Indonesia ANTV, Kami ucapkan selamat atas acara anda yang menggunakan nama SILAT sebagai acara yang tidak ada hubungannya dengan silat sama sekali, acara ini kamio lihat hanya sebatas pada acara OPINI yang di siarkan di ANTV, apakah saudara-saudara menyadari Image menggunakan kata silat akan membuat image nama silat menjadi image yang tidak jelas!!

sebagai contoh dengan kata Jawara, nama jawara adalah nama pendekar membela rakyat kecil, karena tidak hati-hati dalam mensiarkan nama tersebut, setiap ada kata jawara orang berfikir PREMAN, ini hasil dari media massa yang asal menulis, penelitian koran kompas tentang Jawara di Banten di angkat dengan baik dan terlihat sekali bahwa Image jawarapun berubah menjadi image preman.

Kami Harap acara ini di ubah namanya dengan kandungan siaran anda, perlu di Ingat juga bahwa silat saat ini sudah dikenal di 5 benua di Dunia, dan semua orang di dunia mengetahu bahwa silat berasal dari Indonesia, namun Tiba-tiba ada acara silat lidah yang tidak ada hubungannya dengan dunia silat maka orang itu akan bertanya, begitupun dengan masyarakat ( anak2 ) yang akan memiliki pandangan bahwa silat itu adalah seperti apa yang di tayangkan di ANTV.

Kami rasa ANTV bersama silat lidah punya tanggung jawab atas Acara tersebut dan JANGAN sampai merugikan dunia silat di Tanah Air, bila ingin mengangkat silat, sebaiknya Silat yang sesungguhnya, bukan sebuah Istilah yang kurang tepat menyebabkan kerugikan di Pihak lain, apalagi Silat adalah ASSET BANGSA INDONESIA yang manjadi kebanggaan bangsa, dan mohon di pikirkan ulang untuk di waktu yang akan datang.

Silat Lidah yang pada masa dahulu dimaknai sebagai diplomasi yang bersifat positip, Justru sekarang ditampilkan vulgar oleh ANTV untuk acara televisi yang hanya berbasis debat konyol yang jauh dari unsur mendidik anak bangsa.

Kata Silat dalam bahasa melayu adalah akronim Silaturahmi. hendaklah tidak diciderai oleh program yang bersifat hura-hura
menampilkan lagak yang konyol yang membingungkan.

Silat itu sendiri memiliki 4 (empat) aspek utama, yakni

  1. Mental Spiritual

  2. Beladiri

  3. Olah raga (prestasi)

  4. Seni.

Kemudian cobalah tanya kedalam hati, Apakah tayangan silat lidah memenuhi ke empat aspek tersebut ? Kalau anda merasa tidak memenuhi,hapus saja kata Silatnya.

Kami berharap, kepada program director. atau production house dapat dengan bijak menggunakan kata Silat dengan tepat, agar masyarakat kita tidak terjebak dalam terminologi tentang silat secara keliru.

Kami sekedar menghimbau dan memngingatkan, Jangan sampai para pecinta silat, pendekar dan guru silat merasa kecewa atas hadirnya tayangan Silat Lidah yang jauh dari unsur pendidikan yang mencerdaskan anak bangsa khususnya para pesilat.

Dengan rendah hati mohon dikaji ulang judul tayangan tersebut apakah sudah memenuhi kriteria 4 aspek silat. atau saran kami, dihapus saja, karena kami yakin acara ini tidak memiliki Rating yang baik.

Kami rasa tidak ada salahnya kita PROTES Tanyangan ini, dan ini perlu sekali karena kebanyakan orang terutama memberikan nama acaranya dengan tidak melihat kiri kanan dahulu, atau memohon saran kepada yang ngerti mengenai kata SILAT, salah sedikit saja, nama silat bakalan senasip dengan kata-kata yang seharusnya Indah, harum seperti Kata Jawara yang terlanjur identik dengan PREMAN.

Sebagai komunitas pencak silat yang setiap hari bermain dan berkecimpung begitu pun rasa cintanya pada SILAT inilah tiba-tiba kita di sakiti oleh kata-kata yang sepatutnya tidak PAS pada acara di SILAT LIDAHNYA ANTV, dan sebagai media yang memberikan pengaruh terbesar pada pemirsanya seharusnya ANTV selektif dalam memilih kata, jangan hanya mengejar popularitas untuk Ratingnya sedangkan yang jadi korban Image atas acara anda itu adalah kami dari Pecinta pencak silat yang tahu betul arti SILAT itu bukan sekedar di LIDAH tapi juga di HATI KAMI.

Mari kita dukung Suara Opini komunitas pencak silat ini, setidaknya ada 800 lebih perguruan silat di Indonesia, dan jutaan pecinta pencak silat yang telah di sakiti oleh acara yang tidak PAS dan TIDAK TEPAT.

Komunitas Silat Indonesia
www.silatindonesia.com

September 16, 2007

“Rahmat Gobel” Pendekar itupun pergi

Filed under: Sketsa


Kegairahan itu terlihat jelas pada raut muka Rahmat Gobel. Juga terlihat dari tatapan matanya yang tajam, dari gerakan-gerakan tangannya, pun dari suaranya yang terdengar lantang.

Rahmat Gobel adalah kegairahan itu ketika ia bicara seputar pencak silat. Ia sangat berkeinginan memperbaiki nasib sekitar satu juta pesilat yang akan dimagangkan dan dikirim bekerja di luar negeri. Ia juga berjanji mempersembahkan sejumlah medali sekaligus merebut supremasi silat Asia Tenggara yang dipegang Vietnam. Tergurat pula tekad mengenalkan silat pada dunia: pencak silat bakal diekshibisikan di ajang Olimpiade Beijing 2008. emoticon


Namun, semua itu menguap begitu saja. Dalam Musyawarah Nasional Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), dua pekan lalu, pemegang kendali perusahaan elektronik nasional terbesar itu mengundurkan diri di tengah jalan dari pencalonannya, mengulang memori musyawarah nasional (munas) lima tahun lalu. Bedanya kali ini, Rahmat Gobel memutuskan hengkang total dari IPSI.
emoticon

Ia memang pantas kecewa. Politik uang mengemuka di sanaemoticon. Begitulah adanya, kata seorang pengurus. Manuver tak elok juga menampakkan batang hidungnya. Siapa pula yang mengubah tata tertib acara dan hasil sidang pleno seenaknya? emoticonInikah organisasi para pendekar yang, katanya, berjiwa kesatria? emoticon


Ia pantas sakit hatiemoticon. Delapan tahun sudah ia menyumbangkan karya di IPSI. Dari menjabat ketua panitia munas, bendahara, sampai ketua harian sudah dilakoni. Miliaran rupiah untuk program kerja dikeluarkan dari kantong pribadinya, semata karena kecintaan lelaki itu terhadap silat yang sudah merasuk ke sanubari.


Balasannya? Selama menjadi ketua harian, Pengurus yang lain tidak pernah memberikan dukungan. Jadi inikah alasan maju ke pencalonan? Untuk menguji sejauh mana dukungan? Untuk mengetahui apakah dirinya masih dibutuhkan? Benar-benar antiklimaks dari sebuah pengorbanan.


Sejatinya, IPSI telah merugi. Semestinya, IPSI berkaca pada sesama induk organisasi. Di dunia tetangga sana, kehadiran pengusaha beken melahirkan cerita soal sinergi, kepercayaan, dan kepemimpinan berorientasi prestasi.


Lihatlah sinergi PSSI dan Nirwan Dermawan Bakrie. Dihargai amanat yang tinggi, sang Wakil Ketua Umum PSSI itu tanpa ragu menggelontorkan dukungan untuk program pembinaan tim nasional. Contohlah kepercayaan Persatuan Bola Basket Indonesia (Perbasi) memahkotai Erick Thohir, yang menjadikan liga dan turnamen mereka menjadi begitu semarak. Dan saksikanlah kepemimpinan Maxi Gunawan di Persatuan Boling Indonesia (PBI), yang telah menorehkan prestasi fenomenal.


Tapi nasi sudah menjadi bubur, emoticon alam terkembang jadikan guru. Masalah IPSI telah terkubur, jadikan semangat untuk melangkah maju. Jiwa pendekar seharusnya pantang menyerah. Jika layar sudah terkembang, walau surut pantang berpulang.
Saya yakin kegairahan itu masih menyala dan tak bakal padam. Saya percaya semangat yang ada dalam diri Rahmat Gobel masih ada. Entah siapa yang beruntung memperolehnya. emoticon

Oleh : Amal Ihsan,
Wartawan Tempo

 

Siapapun pasti kecewa bila di hianati, Silat bukanlah Ibarat mencari siapa yang kuat dan hebat tapi seharusnya pesilat dan pendekar yang duduk disana, dan kisah ini tak akan pernah dilupakan oleh Keluarga besar Pencak Silat Indonesia, Kita akan tahu siapa yang JUjur dan siapa yang Tak Jujur!! dan kita Juga tahu siapa yang berjiwa Ksatria, Pak Rahmat apapapun langkahmu, Tuhan Selalu Bersama orang-orang jujur. Tetap semanngat Pak emoticon

September 5, 2007

Munas IPSI memang telah berlalu…

Filed under: Sketsa

 

Munas IPSI 2007 yang belum lama ini berlangsung di Padepokan Nasional pencak silat Indonesia setidaknya memberi banyak pengaruh kepada dunia pencak silat di Tanah Air, terpilihnya Prabowo sebagai ketua Umum PB. IPSI di sambut baik oleh banyak kalangan, dan Mundurnya Rahmat Gobel dari PB. IPSI juga banyak yang menyayangkan.emoticon

 

Setidaknya wajah gembira terpilihnya Pak Prabowo memberikan banyak harapan agar pencak silat berubah dari sebelumnya, dan banyak pula yang menyayangkan Rahmat Gobel pergi dari IPSI setidaknya kehadiran pak Rahmat Gobel selama ini memberikan arti tersendiri bagi banyak kalangan , karena ia di nilai lebih dekat di Hati pesilat maupun komunitas pencak silat  terutama perhatian dan supportnya terhadap pencak silat.

 

Munas IPSI memang telah berlaluemoticon, pengaruhnya masih sampai terasa hari ini, pengaruh tersebut tidak hanya di dunia nyata, tapi juga berdampak pada dunia Online, misalnya pada Milis Silatindonesia terasa sepi, begitupun Forum Diskusi di Sahabatsilat.com rasanya kehilangan ruhnya, dan semangat para pesilat dari komunitas online inipun seperti tiba-tiba jenuh dengan apa yang terjadi paska munas, setidaknya hampir anggota komunitas yang biasa mangkal di jalur bebas hambatan di dunia Cyber seolah tidak percaya dengan apa yang terjadi di IPSI.emoticon

 

Sifat Netral Komunitas pencak silat Online di jabarkan dalam bentuk pendapat yaitu "siapapun pemimpin PB. IPSI tidak bermasalah, asalkan ia benar-benar memberikan citra dan dukungan penuh terhadap dunia silat…, tidak hanya di Lingkungan IPSI saja!, tapi juga komunitas lainnya berupa perguruan, organisasi dan perkumpulan silat di Tanah Air.

 

Entalah atau karena munas itukah, dunia pencak silat di jalur Internet tiba-tiba redup dan semangat yang membara tiba-tiba tinggal kebisuan yang tak terjawab, apakah ini artinya kekecewaan ataukah merasa kehilangan sosok yang dekat dengan komunitas pencak silat online. Karena di komunitas online inilah dunia silat tidak lagi dalam batas, namun dapat terbang jauh hingga ke belahan dunia manapun, apakah ketua umum PB. IPSI yang baru ini bisa memberikan rasa nyaman dan persahabatan yang hangat, kita tunggu saja, pasti akan terjawab. (yanweka)

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Ian Main