Malaysia Harus Berikan Sesuatu Yang Khas
Laporan Wartawan Kompas Cornelius Helmy Herlambang
BANDUNG, KOMPAS—Pengurus Daerah Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia Jawa Barat menginginkan Malaysia memberikan sesuatu yang khas dan tidak menjiplak. Apabila tidak, kemungkinan besar yang terjadi hanya tindakan plagiat dan merugikan olahraga silat di daerah lain.
Persekutuan Silat Kebangsaan Malaysia (Pesaka), sebelumnya menjadikan silat sebagai olahraga negara. Hal itu tertuang dalam Garis Besar Haluan Negara. Menurut Presiden Pesaka Datuk Sri Utama Mohammad bin Haji Hasan mengatakan semua petinggi di Malaysia sadar pencak silat satu-satunya warisan budaya Melayu.
Menurut Ketua Umum IPSI Jabar Setia Hidayat, Senin (15/1), tidak keberatan bila ada niat seperti itu dari Malaysia. Namun, dalam perjalanannya harus dilihat apakah asli Malaysia atau hanya sekedar menjiplak. Bila ada sesuatu yang khas dan baru ditawarkan tentu tidak ada keberatan dari kalangan pencak silat sendiri.
Selain itu, Setia mengatakan, tindakan itu terbilang sangat berani. Di satu sisi hal itu baik bagi perkembangan dan penjagaan nilai luhur atau tatanan tertentu. Namun, di sisi lain bisa merugikan bila ternyata hanya sekedar meniru. Apalagi berdasarkan pengetahuannya, silat di Malaysia sangat mirip dengan silat Sumatera Barat dan Riau.
