Mantan atlit, bukan mantan pesilat
Bila kita perhatikan Pesilat di Indonesia masih sangat kuran memanfaatkan teknologi ini dengan maksimal dan berdaya guna, seolah menutup mata dengan perkembangan pencak silat yang ada di dunia lain yang lebih maju perkembangannya, malah prestasi pesilat dari negera lain telah mendominasi dalam hal prestasi.
Kadang pertanyaan pun timbul disaat melihat kejuaraan yang diselenggarakan oleh IPSI baik tingkat regional dan nasianal, berapa jumlah pesilat berprestasi tiap tahun di cetak dan berapa banyak mereka dapat mengembangkan silat di sela-sela rutinasnya, kalaupun beruntung di angkat menjadi pelatih hingga karir dalam bersilat tidak terhenti.
Melihat SDM (sumber daya manusia) khususnya pesilat Indonesia seharusnya tidak akan pernah berkurang, prestasinyapun cukup baik dan haruskan mereka menghilang tanpa jejak karena kurang mendapatkan perhatian, seharusnya tidak. Karena sebagai atlit yang di godok bermental baja seharusnya tidak akan menyerah, satu hal bila anda pernah membaca Koran kompas tahun 2004 ada seorang atlit yang tidak mau bertanding membela nama bangsa karena kurang honornya, sebenarnya menjadi tanda tanya? Mengapa hal ini bisa terjadi.
Yang perlu dicatat adalah bila anda ingin menjadi Atlit silat di Indonesia bersiaplah mendapatkan fasiltas yang minim dan uang saku yang pas-pasan, karena pemerintah tak lagi memberikan subsidi lebih kepada pesilat dan silat itu sendiri, masih beruntung ada perusahaan swasta yang masih menyokong dana bagi event kejuaraan di Indonesia, bila tidak maka Silat akan semakin terpuruk, seperti terpuruknya guru-guru silat yang memberikan ilmunya agar anda berprestasi.
Lalu apakah yang bisa anda lakukan terutama bagi pesilat yang terlanjur prestasinya sudah redup karena dimakan umur yang menua, sekali lagi kegiatan ini dibutuhkan pengorbanan tapi ingat pengorbanan yang sifatnya yang bisa anda lakukan, karena bila pengorbanan seluruhnya anda curahkan pada silat maka siap-siaplah anda ikut terpuruk didalamnya.
Jadi selagi ada waktu lenggang, anda masih bisa berbuat sedikit saja untuk silat karena ilmu yang anda dapat tidak harus dimakan sendiri ataupun dibawa mati dan bila anda suksespun jangan lupakan guru-gurumu sebab sekian banyak pesilat yang berhasil sukses menjadi juara mereka melupakan jasa-jasa besar guru yang selama ini memperkenalkan silat kepadanya, dan lagi pula tidak ada manta pesilat yang ada adalah mantan atlit.
Penulis : Not Found
Mantan Atlit
