Suasana siang padepokan nasional Pencak silat pada tanggal 10 Juni 2006, sedikit berbeda dengan biasanya, terdapat beberapa tokoh persilatan yang selama ini malang melintang di dunia persilatan dapat kita temui dalam acara Pembentukan forum Pelestari dan Pecinta Silat Tradisional.

Kehadiran mereka memberikan esensi yang cukup besar dalam perhatiannya terhadap olahraga beladiri pencak silat khususnya silat tradisional yang selama ini mulai sulit ditemukan keberadaanya, entah memang sudah tidak ada mungkin juga pindah alamat atau tidak ada penerusnya.

Kemungkinan-kemungkinan tersebut sangat kuat, apalagi pernyataan dari seorang pengamat pencak silat “Pak Oong Maryono” yang selama ini telah melakukan penelitian terhadap pencak silat tradisional ini, menurut beliau “ silat tradisional harus menjadi asset bangsa dan mendapat perhatian oleh kita, karena jangan sampai silat tersebut menghilang tanpa jejak”. Tentunya untuk itu perlu penggalian dan penelusuran yang sesungguhnya tidak mudah.

Acara pembenetukan berjalan dengan lancar dan menghasilkan koordinatar yang masing-masing akan mengemban tugas dan dibantu oleh anggota lainnya, walaupun tidak terlalu formal namun acara ini cukup terbilang sukses, karena selain pembetukan forum, ditengah-tengah acara diselingi diskusi dan Tanya jawan yang ternyata sangat kritis baik isi pertanyaan maupun jawaban yang kami terima. Seolah menyadarkan kita untuk lebih bersemangat dalam melaksanakan hobi yang satu ini.

Menggali potensi pencak silat tradisional memang berat, namun inilah tantangan yang sesungguhnya, bagaimana disaat kondisi negera yang masih belum lepas dari krisis ditambah pula minat terhadap pencak silat sangat menurun dimasyarakat Indonesia.

Hal lainnya adalah bagaimana membentuk Link yang terbuka, maksudnya tidak mungkin forum ini berjalan sendiri dan menentukan arah tanpa komando tanpa dukungan dari link yang mendukungnya, link yang terpenting disini adalah IPSI dan pengemar pencak silat.
Selain kuantitas diharapkan kwalitas sumber daya yang saat ini kita miliki disatukan dalam satu wadah komunitas.

Inilah saatnya mulai belajar dan memberikan sedikit kemampuan yang kita miliki agar forum yang selama ini sebagai wacana, dikemudian hari akan menjadi kenyataan dan telah dibuktikan dalam pembetukannya yang didukung oleh kalangan pesilat maupun praktisi beladiri lain yang memberikan perhatian terhadap perkembangan pencak silat tradisional.

Ucapan terima kasih kami ucapkan kepada Pak Ali Bin Sabeni, Pak Oong Maryono, Pak Edward, Pak Hartono, Pak H. Aziz Sya’rie, Mas Ki Sawung, Mas Eko dan Sahabat pesilat lainnya. Semoga pertemuan kemarin dapat kita tindak lanjuti dengan hasil karya yang nyata.

Penulis : Yanweka