Dunia menjadi semakin semarak dengan semakin berkembangnya dunia Teknologi, segala sendi kehidupan seolah dimanjakan dengan aneka produk hasil pengembangan teknologi yang semakin hari semakin berkembang.
Manfaat ini cukup bisa dirasakan oleh semua orang, sebagai contohnya HP atau telpon Seluler, sampai-sampai dari tukang bakso hingga petani memilikinya karena memang jangkaun HP semakin hari samakin luas.
Bagaimana dengan teknologi lainnya, misalnya Internet yangjauh sebelumnya sudah merebak dan pernah booming ditahun millennium yang lalu?
Internet memang masih sangat terbatas pada masyarakat menengah ke atas, karena perkembangan teknologi ini pun sebenarnya juga telalu cepat, hingga banyak orang yang mengeluh bahwa dunia computer sulit sekali di kejar, baru belajar satu tumbuh seribu, jadi semakin pusing dan sedikit membuat malas.
Lalu apa hubungnnya teknologi dengan silat? Yaaa.., tentu saja ada dong, coba kalau anda pernah ingat-ingat sekitar tahun 1995an, Internet sudah bisa saya nikmati, dan coba lihat juga berapa banyak situs Pencak Silat yang ada? Cukup banyak juga loh, mungkin lebih semarak pada masa itu kira-kira tahun 1994-1998an.
Walaupun bukan dibuat oleh Pesilat Indonesia, setidak-tidaknya bisa mewakili pencak silat di Internet bahwa silat juga sudah go International, dengan bukti banyaknya situs yang ada di Internet.
Belanda adalah salah satu pemilik situs-situs silat tersebut, ragam perguruan di publikasikan olehnya sebagai sarana promosi atau hanya sekedar memperkenalkan silat yang mereka pelajari dari Indonesia. Memang umumnya silat berasal dari Indonesia, walaupun Malaysia juga memiliki aliran – aliran yang sedikit sama.
Situs-situs pencak silat dewasa ini tetap masih banyak ditemui sebagian masih aktif sebagian lagi sudah tidak pernah di update sama sekali, hingga beritanya sedikit “basi”.
Bagaimana denga Indonesia, tentunya teknologi ini sudah tidak asing lagi saat ini, banyak perguruan silat di Indonesia yang memiliki situs bagi organisasinya, contohnya merpati putih, setia hati, Perisai diri, dan masih banyak lainnya.
Situs-situs tersebut memang lebih memfokuskan pada semangat perguruannya masing-masing, walaupun demikian secara umum situs-situs tidak mengkhususkan pada pangunjung dari perguruannya semata namun juga bagi masyarakat umumnya.
Ditengah semaraknya situs yang mengatasnamakan perguruan juga terdapat situs yang kelihatannya lebih umum, coba kunjungi situs yang berorientasi nasional ini melalui alamatnya di www.silatindonesia.com.
Situs ini memiliki misi dan visi sebagai sebagai situs pencak silat, beragam informasi terus di upayakan terkumpul dari bermacam-macam sumber dan koresponden yang mau bekerjasama dengan situs tersebut.
Tujuan situs silatindonesia.com sesungguhnya cukup baik, dan seharusnya mendapatkan dukungan dari kalangan silat dari latarbelekang perguruan yang saat ini berkembang. Dan satu tantangan situs ini adalah bagaimana mengupayakan agar situs ini menjadi situs yang dapat mewakili seluruh perguruan yang ada. Tentunya jawabannya adalah kita bersama mendukungnya dengan apa yang bisa kita lakukan, jadi tidak ada istilah masa bodoh, atau cuek saja.
Sumber :
